07 Dec 2020, 23:59 WIB

Persaingan Pay-TV Ketat, Begini Strategi MNC Vision (IPTV) Genjot Kinerja

Bisnis.com, JAKARTA - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) optimistis bisa memenangkan persaingan di industri televisi berbayar atau pay TV kendati persaingan diakui semakin ketat. CEO MNC Vision Networks Ade Tjendra mengatakan, perseroan melalui produk MNC Vision terus memaksimalkan penggunaan teknologi satelit S-Band yang tahan terhadap segala cuaca. Hal in dinilai penting karena saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Dia menjabarkan, selain penggunaan teknologi untuk menopang kualitas tayangan, perseroan juga memperbanyak sisi konten guna memikat para pelanggan.

“Caranya dengan menghadirkan beragam channel yang sangat diminati masyarakat. Tak hanya konten lokal nasional, tapi juga internasional," ujar Ade seperti dikutip dari Antara, Senin (7/12/2020). Ade menuturkan, pihaknya juga memproduksi konten lokal lain yang eksklusif dan hanya bisa dinikmati di MNC Vision. Ia menyebutkan, ada minimal 13 channel yang sangat diminati masyarakat Indonesia saat ini.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) mencetak pendapatan bersih sebesar Rp1,73 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 11,88 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,54 triliun.Pendapatan dari jasa satelit yang merupakan kontributor utama top line perseroan meningkat 11,58 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp1,24 triliun. Kemudian, pendapatan dari bisnis digital, internet protocol television (IPTV), dan jasa broadband juga meningkat pesat 17,17 persen menjadi Rp430 miliar.

Sebagaimana diketahui, layanan internet dan TV Satelit yang berada di bawah IPTV, di antaranya MNC Vision, MNC Play dan K-Vision. Hingga kini jumlah yang berlangganan terus bertambah, tercatat MNC Vision sekira 2,4 juta, K-Vision 2,9 juta dan MNC Play memiliki 290 ribu pelanggan dan 1,5 juta home passes.

Sumber:bisnis.com

RECENTS
ARCHIVE