29 Aug 2019, 12:31 WIB

MNC Vision Networks Rampungkan Akuisisi 60 Persen Saham K-Vision

MNC Vision Networks Rampungkan Akuisisi 60 Persen Saham K-Vision

Rully Ramli · Kamis, 29 Agustus 2019 - 16:05 WIB

JAKARTA, iNews.id - PT MNC Vision Networks (IPTV) pada Selasa (27/8/2019) lalu secara resmi menyelesaikan akuisisi mayoritas saham K-Vision sebesar 60 persen. Akuisisi K-Vision oleh operator TV berbayar terkemuka di Indonesia yang memiliki platform berbasis langganan yang paling komprehensif ini mewakili upaya IPTV untuk memperkuat portofolionya serta membuka pasar baru untuk menjadi perusahaan TV berbayar terbesar di Indonesia.

K-Vision adalah operator TV-berbayar prabayar yang menggunakan satelit KU-band, dengan fokus pada segmen pasar menengah ke bawah. Melalui kesepakatan tersebut, pelanggan baru perseroan akan bertambah 120.000 per bulan, di luar pertumbuhan pelanggan dari tiga anak perusahaan perseroan, yakni MNC Vision (layanan DTH - S band), MNC Play (IPTV & broadband), dan MNC Now (layanan OTT - TV anywhere).

Dengan akuisisi K-Vision, perseroan sekarang dapat menargetkan semua pasar TV berbayar di Indonesia, dari kota-kota besar hingga pedesaan. Selain itu, prioritas IPTV juga untuk mengonsolidasikan industri dengan mengurangi jumlah pemain di pasar, diyakini akan secara signifikan meningkatkan pangsa pasar perseroan secara keseluruhan untuk tahun-tahun mendatang.

"K-Vision adalah sebuah akusisi yang tepat untuk portofolio platform berbasis langganan kami dan memberikan diversifikasi lebih lanjut berdasarkan segmen dan geografi. Akuisisi ini sesuai dengan filosofi kami yang dipandang dan dikenal luas sebagai penyedia TV-berbayar terlengkap dan terbesar di Indonesia," ucap Direktur Utama IPTV Ade Tjendra dalam keterangan resminya, Kamis (29/8/2019).

Penambahan K-Vision, lanjut dia, merupakan sebuah langkah strategis seiring dengan visi inovatif perseroan secara keseluruhan. "Kami sangat senang untuk dapat mengambil kesempatan memasuki pertumbuhan penetrasi TV-berbayar yang berkelanjutan di Indonesia," katanya.

Editor : Ranto Rajagukguk

Sumber: inews.id

RECENTS
ARCHIVE